Mengapa Hasil Padi Hibrida Sembada 168 tidak Optimal di lapangan?

Ada yang pernah menanam sembada 168 disini dan belum mendapatkan hasil sesuai dengan harapan ?

Ya memang, benih padi hibrida  mempunyai spesial treatment dalam budidayanya, tidak terkecuali sembada 168 ini, berikut adalah hasil investigasi di lapangan terhadap tanaman sembada 168 yang tumbuh tidak terlalu baik yang mungkin bisa menjadi pertimbangan Anda dalam menanam  varietas yang terkenal sebagai padi hibrida dengan umur paling genjah (pendek) ini.

Permasalahan yang muncul adalah anakan tanaman sembada 168 tidak optimal. Rata – rata 6 – 14 anakan per rumpun, yang dimana ini terjadi karena stagnasi pertumbuhan, penyebabnya adalah :

  1. Penggenangan pada tanah yang terus menerus menyebabkan kation unsur besi dalam tanah tidak dapat dilepaskan ke udara bebas sehingga diserap tanaman dalam jumlah yang berlebih, hal ini menyebabkan adanya karat pada akar tanaman. Karat tersebut sangat mengganggu tanaman dalam penyerapan unsur hara lainnya. Sehingga tanaman  mendapatkan defisiensi unsur yang seharusnya dibutuhkan untuk tumbuh (seperti N, P, dan K). Itulah yang disebut stagnasi pertumbuhan, berhenti tumbuh untuk sementara sampai kondisi lingkungan kembali normal. Stagnasi ini sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sembada 168 karena fase vegetatifnya cuma  30 hari, lepas dari 30 hari secara naluriah sembada 168 akan masuk kepada fase generatif. Oleh karena itu di 30 hari fase vegetatif sangat penting untuk tumbuh dan kembangnya  sembada 168 sehingga petani harus tanggap terhadap perkembangan tanamannya. Proses bangunnya tanaman padi dari fase stagnasi adalah kurang lebih dibutuhkan waktu skitar 5 hari. Waktu 5 hari bagi sembada 168 adalah waktu yang berharga untuk membentuk anakan. Bila fase tersebut tidak sempurna maka sangat berpengaruh terhadap jumlah anakan dan fisik tanaman. Langkah pencegahan yang langsung dikerjakan ketika itu adalah pengeringan lahan dan penyremprotan memakai pupuk daun berbasis unsur mikro, gandasil, KNO3, dst. Anjuran tersebut berlaku bagi semua stadia umur tanaman. Untuk tanman yang sudah menunjukkan gejala keracunan besi pada usia 10 – 12 hst maka dianjurkan untuk menunda pemupukan lewat akar. Sebagai gantinya dipupuk lewat daun serta menjaga tanah agar tetap macak – macak.

Pemupukan padi hibrida sembada 168

Gambar diatas  merupakan rekomendasi pemupukan untuk sembada 168

2. Ketersediaan nutrisi adalah faktor penting pada tanaman sembada 168, karena secara karakter masuk kepada tipe pertumbuhan cepat (30 hari masa vegetatif). Banyak petani yang mengira sembada 168 adalah serupa dengan padi pada umumnya, mulai dari cara pindah umur bibit sampai dengan waktu pemupukan dengan padi pada umumnya, mulai dari memiliki waktu stressing yang pendek saat saat pindah tanam yaitu antara 3 – 5 hst. Tanaman akan bangkit dari masa stressing maka sangat mudah sekali untuk menyerap nutrisi. Pemupukan pertama adalah pemacu (starting) pertumbuhan tanaman. Apabila pemupukan pertama tidak dilakukan maka  akan sulit bagi tanaman untuk memperoleh fisik yang ideal. Pemupukan pertama untuk sembada 168 adalah umur 5 – 7 hst, pemupukan kedua umur 12 hst dan pemupukan terakhir pada umur 22 – 24 hst.

Jadi, silahkan bagi teman – teman petani yang mau menanam sembada 168 bisa menjadikan pengalaman diatas sebagai bahan pertimbangan Anda.

Bagi yang ingin sharing – sharing pengalamannya bisa

whats app 081392622066

bbm 5AC0B1EE

Produk benih padi dari Berkah Nandur

Semoga bermanfaat

BERKAH NANDUR

5 thoughts on “Mengapa Hasil Padi Hibrida Sembada 168 tidak Optimal di lapangan?

  • March 22, 2016 at 1:48 pm
    Permalink

    Pa apa hibrida sembada ara dtoko pertanian di bandung?

    Reply
    • March 22, 2016 at 2:13 pm
      Permalink

      Silahkan dicari ditoko pertanian terdekat, apabila masih kesulitan silahkan pak hubungi kami di 081392622066, bisa sms

      Reply
  • May 19, 2016 at 1:08 am
    Permalink

    Betul sekali anakan kurang.saya tanam satu lahan dengan arrizee 64444 dengan perlakuan sama persis jumlah anakan beda jauh

    Reply
  • December 31, 2016 at 4:00 pm
    Permalink

    Saat ini di tempat kami tengah musim tanam padi,dan 70-80% kami menggunakan benih sembada 168 dan 989..
    Berhasil di tahun tanam yg lalu dgn benih yg sama di tahun ini banyak yg jadi ikut tanam sembada..
    Kami berharap pada pihak terkait agar dapat membantu petani terutama distribusi pupuk agar dipermudah,bimbingan dari dinas pertanian,serta menjaga kesetabilan harga gabah saat panen..
    Pesan kami adlh: semoga keseterdian benih bs tetep terjaga dan pt biogen/yg mewakili selaku produsen benih dapat turun lapangan untuk melihat dan memberikan edukasi kpd kelompok2 tani di tempat kami.salam tani

    Reply
    • January 5, 2017 at 3:40 pm
      Permalink

      Amin, Semoga bisa lancar seperti harapan bapak. Untuk lokasi dimana pak?

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Order via Whatsapp